dunia ini 'stabil' dengan makhluknya.
Gugur satu tumbuh yang baru,
Luruh yang tua timbul yang muda.
Berputar ianya bagaikan roda.
Bohonglah jika tiada sayang,
Bohonglah jika tiada rindu,
Tempat yang dulu jadi teduhan,
Terbiar rusak dimakan 'anai'.
Kasih yang tiada rasa hambar
Kasih yang tiada rasa berubah.
Lapan orang diteduhnya,
Tiada mengenal arti lelah.
Keping demi keping atap teduhannya gugur,
Batang demi batang pakunya tercungkil,
Tapi....
Masih utuh tempat yang meneduh
Tapi.....
Masih tegak tiang yang mengepit.
Seorang teduhanya terlontar di timur
Terdengarnya panggilan teduhan kasih
Tiada peluang kembali berkasih
Tiada riuh rentak berakhir.
Inginnya kembali ke teduhan kasih
Bersama dengan penghuni yang lain
Bersama merasa nikmat teduhan
7 dekad membina impian.